17 Juli 2019, (NEW) Produk Pupuk Kujang Cikampek, hadir di Probolinggo. Produk: NITREA, KCL, NPK 30-6-8, NITROKU (16-16-16)..... end...........
Showing posts with label PKMK 2013. Show all posts
Showing posts with label PKMK 2013. Show all posts

Monday, December 23, 2013

PKM DIKTI 2013

Senin, 23 Desember 2013
Terbesit sebuah kabar dari sosial media yang menyatakan bahwa pengumuman lolos pendanaan PKM DIKTI 2013 bisa dilihat di masing-masing account SIMLITABMAS

Pelaksanaan kegiatan – capaian pelaksanaan – catatan harian.

 Jika teman-teman lolos, maka di kolom “keterangan” muncul jumlah nominal dana hibah.

Namun, hal itu masih belum ada pemberitahuan resmi dari pihak DIKTI melalui universitas atau masing-masing perguruan tinggi ”SK  Resmi”.  Hal ini dibuktikan dengan ---> cek kembali ke SIMLITABMAS.
dari update terakhir yang mimin lakukan, sudah tidak terpampang lagi. 

Kita tunggu saja kabar resmi selanjutnya dan semoga ini menjadi berita yang benar. Amiin. Yang meng-amin-i hanya mimin dan mereka-mereka yang lolos, maksudnya lolos dari segi info diatas. Sedangkan bagi yang tidak tertera  sesuai dengan hal tersebut, semoga masih memiliki harapan. Pokoknya yang terbaik saja dah.

Terima kasih, cukup sekian. Yuk.. bulatkan tekad untuk menuju PIMNAS 27.

Wednesday, August 28, 2013

Encatik goes to PIMNAS


Alhamdulillah,
Kini bukan lagi sekedar mimpi,
Encatik  go PIMNAS, from dream-Act- FACT.


Sesuatu yang dilakukan dari hati, pasti berbuah manis.

Dari 390 tim PKM Universitas Brawijaya, terdapat 28 tim yang lolos, dan untuk tahun ini, Fakultas Pertanian UB memiliki 2 delegasi dari PKM bidang Kewirausahaan, mereka adalah Encatik dan Kara' Burger.


Tapi sebelumnya, apakah sudah tau tentang PIMNAS nggak nih?
Sebelum aku menjelaskan tentang agenda tahunan yang diadakan DIKTI ini, aku minta ijin dulu untuk menggunakan bahasa yang tidak baku, alasannyaaa yaaa karena yang baca paling anak2 mahasiswa yang formal, jadi tak buat gak formal, pesannya “nyantai bro, gak perlu terlalu kaku”.
Ok, cukup bahasa basinya.
PIMNAS, adalah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional, nenek gayung mah juga tau kalau itu kepanjangane. Sebagai seorang mahasiswa, katanya mahasiswaaa, plis deh, kalau ada yang tanya
“PIMNAS itu apa?” jawabnya yang keren tah,
Jawab: PIMNAS adalah ajang bergengsi bagi mahasiswa tingkat nasional yang diadakan oleh DIKTI disetiap tahunnya, bahkan ajang bergengsi bagi Perguruan Tinggi se-Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya sebagai Universitas atau perguruan tinggi terbaik di Indonesia, karena *Universitas Brawijaya mendapatkan 3 kali Juara Umum PIMNAS.
Nnnah, seperti itu cara jawanya, ok!, silahkan di-plagiat, oiya tanda (*) bisa diganti dengan perguruan tinggi yang kamu ikuti.
Gimana?? Sudah paham?
Kalau belum, tanya ke yang udah pernah lulus PIMNAS aja deh, hehe.
Tapi bagi kamu yang pengen nglanjutin untuk membaca, aku tunjukin ituku. Rahasiaku maksudnya, haha.
Kita FLASH BACK aja yaa, apa seh yang kita dapatkan apabila kita lolos PIMNAS?
Jawabannya berasal dari tujuan kamu sendiri, mmmm yaa, dari niat kamu sendiri.
1.       Mau uang!!!                            Dapet.
2.       Pengalaman??                        pasti
3.       Tenar?                                       yoi
4.       Eksistensi?                               Iyaa
5.       Pengabdian?                           Heem
6.       Free Tugas akhir?                  Bisaa.
7.       Bangga?                                    Apalagi.
Karena apapun itu, setidaknya, itu yang menjadi motivasi kamu,
Pertanyaan selanjutnya, pasti gimana caranya untuk lolos PIMNAS? Susah nggak? Kok bisa lolos?
Pertanyaan serupa, namun apabila ada yang menjawab “kami adalah tim yang beruntung, masih banyak tim2 lain yang hebat”
????? perlu berpikir ulang bagiku untuk mengerti jawaban tersebut, ^merendah atau sok bijak^
Karena bagiku, beruntung itu kalau kamu bangun dari tempat tidur dan tiba-tiba ada uang 1 koper disebelahmu.
Dan lolos PIMNAS tidak semudah itu, butuh kerja keras, pengorbanan (waktu, tenaga, pikiran) serta doa pastinya. Karena proses seleksi begitu ketat.
Terdapat 400 tim yang diundang untuk final PIMNAS. Banyak? Enggak, coba bandingkan dengan jumlah universitas, institut, perguruan tinggi, sekolah tinggi, akademi yang ada di Indonesia, berapa prosentase utkmu bisa lolos. Kecil broo. Apalagi 400 tim tersebut terdiri dari PKM Ai, PKM GT, PKM 5 BIDANG (K, P, M, T, KC).
Contoh yaa, contooh, universitas Brawijaya memiliki 28 tim yang lolos PIMNAS, banyak kah??
Lumayan, karena 28 tim tersebut terpilih dari 390 tim yang lolos pendanaan DIKTI.
Haha, gimana? Masih bisa ngomong banyak?
Begitu ada info bocoran kalau UB lolos PIMNAS 28 tim, yang aku lakukan adalah kembali menjadi mahasiswa seutuhnya yang tidak perlu berharap banyak untuk kancah nasional (alias pesimis).
 Ada yang bingung tentang lolos pendanaan ?
Ok, sekarang tak ceritain dari depan, haha, kalau tadi dari belakang ke depan tapi sampe tengah, cerita selanjutnya yaitu dari depan ke belakang tapi sampe tengah juga. Bingung to?
Ini namanya cerita alur maju-mundur, pelajaran Bahasa Indonesia kelas 1 SMP.
Lanjuut, tak buat step by step
1.       Membuat proposal yang diajukan ke DIKTI, proposal apa? Ya proposal PKM lah, masak proposal pembangunan jalan! Btw sejak kapan jalan harus dibangun, dari dulu posisinya tidur, (penggunaan kosakata yang aneh) indonesiaa........ indonesia.....
2.       Ditunggu aja pengumuman lolos atau tidaknya, kalau lolos, berarti dana yang kamu ajukan akan segera turun, kalaupun belum turun, yang penting jalan aja dah, jangan khawatir dana akan turun, kalau emang belum turun, pasti dapat dana talangan, itupun tergantung pada kebijakan dari kampus lu masing2.
3.       (ceritanya udah lolos) Jangan pernah mengubah kepanjangan PKM yang Program Kreatifitas Mahasiswa menjadi Program Korupsi Moneypulasi, satu pesan saya “pamali men” dari situ aja katauan kalau niat lu busuk, gimana bisa nyampe PIMNAS. Perjalanan masih panjang.
4.       Akan diadakan MONEV (Monitoring dan Evaluation) bisa dilakukan oleh fakultas mu, atau bahkan kampus mu, tujuannya yaitu untuk memonitoring jalan atau tidaknya kegiatan PKM serta mengevaluasi kinerja dari masing-masing tim. Yaiyalaah, kakek cangkul juga udah paham untuk itu. Tujuannya untuk mempersiapkan MONEV Eksternal, karena tadi itu adala monev Internal
5.       Monev Eksternal, diadakan oleh DIKTI, dengan mengirimkan reviewer yang menilaii presentasi kalian. So, ini menjadi kunci kamu untuk berangkat PIMNAS. Namun, tidak mutlak, karena nilai untuk berangkat ke PIMNAS adalah nilai kalkulasi dari Proposal, Laporan Kemajuan, presentasi dan laporan Akhir. Untuk lebih lengkapnya, akan ada buku panduannya kok.
6.       Kemudian, nunggu lagi, nunggu pengumuman PIMNAS, apapun hasilnya berbesar hati-lah. Dan yang pasti jangan pernah ada jawaban “beruntung!!” karena prosesnya seperti itu.

Ini adalah rekapitulasi dari jumlah judul yang telah lolos pendanaan Dikti kalau gak salah, februari 2013

    
 ni tak tunjukin jepret-jepret gue waktu PIMNAS 26 UNRAM kemarin. (pesannya, jangan bosen ngeliat fotonya)
hehehe.
Ini foto pada saat karantina di Hotel Best Western Malang (Pra-PIMNAS)

Nglembur sampe Shubuh pun menjadi hal yang biasa selama dikarantina


Nyampe dikamar hotel, masih menyempatkan diri untuk nonton tv.

ini kontingen UB yang mau berangkat setelah dilakukan doa bersama serta pelepasan dari rektorat

Setibanya di tanah Lombok, masih diharuskan untuk jepret-jepret.

Nnah. ini diarak keliling kota mataram yang menjadi open ceremonial di UNRAM

Naik delman istimewa ku duduk di muka

Pejuang PIMNAS Dari berbagai penjuru Nusantara

Berkumpul jadi satu dan duduk manis mengikuti serangkaian acara pembukaan PIMNAS 26

Cihhuuy, Pameran atao lomba Poster PKM, tuhh encatik punya gue, sedangkan beliau-beliau adalah orang-orang penting di UB. 

Setelah presentasi, tak lupa untuk kumpul seraya jepret-jepret, kebetulan satu bidang dari PKM K

ini juga sama, bedanya yaa kita jepret dengan para penguji encatik.

Presentasi PKM dibagi di beberapa gedung, encatik berada di gedung itu tuh.

ini tampilan poster encatik, kereen kaan, modelnya mahal tuh, serius. g balik modal dah,

ini gelar poster yang seperti foto diatas, yang dijepret dari atas

Nnah, itu gue, lagi jaga stand, haha, emang diminta perwakilan 1 anggota per tim.

Mereka sedang berkutat sama yel-yel masing-masing, euphoria dengan mendukung almamater masing-masing. Merinding dah pokoknya, katanya seh, suara sampe habis, gue gak ikutan, kan lagi jaga. haha

Ini yang di penginapan, lupa namae,, yang pasti tempat ini untuk kontingen UB, lumayan jauh dari UNRAM, sampe2 harus naik bus tiap kali kesananya, btw, ni lagi memacu semangat temen2 dengan belajar kekompakan jargon dan yel-yel

ini tiba saatnya, di panggung pergulatan akbar, disini pengumuman yang dinanti-nanti, sayangnya, UB tidak dapat mempertahankan gelar juara umum, hanya diperingkat 4 dengan sekian emas, sekian perak dan sekian perunggu,  

wouwoo, apa yang terjadi, terjadilah, kalah-menang tetep jalan-jalan, di wisata oleh-oleh lombok

percaya atau enggak, cewek lombok dilarang nikah sebelum bisa melakukan hal yang kayak gituan, #maksudnya yang kayak dibawah ini, gue lupa namanya, 
btw, gue tuh lg ngrayu, kan udah jago bikin tenunnya. ayoo dah.

yang disayangkan, model yang dijepret kok gak potongan sasak.?

tak afdol tanpa keindahan pantai Kuta-Lombok. padahal malemnya, kita nyolong-nyolong ke pantai senggigi, hehe, asyik, siang malam k pantai.

jangan salah gue yang pake kaos kuning, dan ini tim encatik

tau-tau dah tiba aja di juanda, sampe ketemu lagi


Ok, saya tomy, wassalamualaikum. (ciaah, kyak comic stand up comedy aja)

Wednesday, July 24, 2013

Start to MONEV DIKTI


23-25 Juli 2013 merupakan jadwal untuk monitoring dan evaluasi dari DIKTI, seluruh tim PKM berlomba-lomba untuk menyajikan yang terbaik yang bisa memikat hati dan mendapatkan nilai yang sesuai dengan apa yang diharapkan, karena 3 hari ini adalah langkah awal pejuang Brawijaya untuk berangkst PIMNAS di Mataram pada bulan September depan. Hal serupa dilakukan oleh ENCATIK & KITAB MALANGAN, 2 judul PKM dari bidang Kewirausahaan yang terlahir dari buah kreatifitas mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, memiliki semangat dan sangat beroptimis, 2 Judul yang dipromotori dengan anggota tim yang sama adalah mahasiswa semester akhir, hal ini pula yang mendasari anggota tim untuk melakukan yang terbaik, setidaknya dimasa-masa terakhir sebagai mahasiswa. Ini adalah tahun terakhir kami yang mengemban sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya, maka inilah satu-satunya bagi kami untuk mengabdi, menunjukkan yang terbaik, upaya dan usaha sudah dilakukan, kita lihat saja nantinya, ujar tomy marmadion yang merupakan salah satu anggota dari Encatik & Kitab Malangan. Semangat juang yang sama juga ditunjukkan oleh 2 anggota yang lain, Ronny Pamuji dan Redha Qodiani yang ditahun-tahun sebelumnya sering  berpartisipasi dalam PKM, namun masih belum ada kesempatan untuk ke PIMNAS, dan ini adalah kesempatan terakhir kita,


gb. presentasi Kitab Malangan


gb. presentasi Encatik